Sertu Wiwik Eko Aktif Dampingi Petani Pare, Lindungi Buah dari Serangan Serangga Pengganggu

Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Sertu Wiwik Eko, melaksanakan pendampingan kepada petani budidaya tanaman pare
ACEH SINGKIL – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan aparat TNI di wilayah teritorial Kodim 0109/Aceh Singkil. Babinsa Koramil 0109-03/Gunung Meriah, Sertu Wiwik Eko, melaksanakan pendampingan kepada petani budidaya tanaman pare di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, dengan membantu proses pembungkusan buah pare agar terlindungi dari sengatan lebah dan serangga pengganggu lainnya, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan di lahan pertanian milik warga yang saat ini memasuki masa pertumbuhan buah. Pembungkusan dilakukan satu per satu pada buah pare menggunakan pelindung berbahan plastik guna mencegah kerusakan yang sering terjadi akibat serangan hama.

Langkah itu dinilai efektif karena mampu menjaga kualitas buah hingga masa panen. Serangan lebah dan serangga kerap menyebabkan permukaan buah rusak bahkan membusuk, sehingga mengurangi nilai jual hasil pertanian masyarakat.

Dengan mengenakan pakaian dinas lapangan, Sertu Wiwik Eko tampak aktif membantu warga memasang pembungkus buah pare sambil berdiskusi mengenai cara perawatan tanaman yang baik dan benar.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani menjadi bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian. Pendampingan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu meningkatkan perekonomian warga desa.

Metode pembungkusan buah pare yang diterapkan petani di Desa Tanah Bara dinilai cukup sederhana namun memberikan manfaat besar. Selain melindungi buah dari serangan hama, teknik tersebut juga membantu menjaga bentuk dan kualitas pare agar tetap bagus saat dipasarkan.

Para petani mengaku senang dan termotivasi dengan adanya perhatian dari Babinsa yang selama ini aktif mendampingi kegiatan pertanian warga. Tidak hanya membantu tenaga, Babinsa juga rutin memberikan masukan terkait pola tanam dan perawatan tanaman hortikultura.

Budidaya pare menjadi salah satu usaha pertanian yang mulai berkembang di wilayah Kecamatan Gunung Meriah karena memiliki peluang pasar yang cukup baik. Dengan perawatan maksimal, hasil panen pare dapat menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan pendampingan tersebut, diharapkan hubungan kedekatan antara TNI dan masyarakat semakin kuat serta mampu menciptakan semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian yang maju dan produktif di wilayah Aceh Singkil. (*Informasi Singkil)